5 Alumni BINUS University yang Sukses Berkarya dalam Bidangnya

Soal BINUS University  yang mampu menghasilkan lulusan entrepreneur dan CEO start-up kenamaan di Indonesia emang udah bukan rahasia. Sebut aja CEO Tokopedia William Tanuwijaya, CEO Bahaso Tyovan Ari Widagdo, sampai founder Kaskus Andrew Darwis yang nggak cuma sukses menjadi pelopor namun juga sangat menginspirasi.

Hmm, kalau dipikir-pikir, semuanya sukses di bidang Bisnis dan jadi entrepreneur keren. Ada nggak, sih, alumni BINUS University yang juga sukses di bidang lain?

Yups, tentu aja ada. Dengan pengalaman selama 37 tahun, BINUS University mengantar 2 dari 3 lulusannya untuk bekerja di perusahaan multinasional atau berwirausaha. Nggak cuma memberikan pendidikan berkualitas yang mengikuti tuntutan perkembangan zaman, BINUS University mendukung para lulusannya untuk bisa menjadi yang terbaik dalam bidang apa pun yang mereka tekuni—mulai dari seni, computer science, sampai pendidikan.

Wah, siapa aja?

1. Jessica Handojo

Binusian 2017, program studi Teknik Informatika 

Software Engineer, Google Tokyo

jessica handojo binusian 2017

Nama Jessica Handojo sempat jadi hot topic di tahun 2017 lalu berkat pengalamannya sebagai Software Engineer Intern di Google HQ, California. Pengalaman Jessica belajar dan berkarya bareng para ahli dunia per-coding-an selama magang 12 minggu di sana pastinya bikin anak computer science sangat terinspirasi.

Mendalami Artificial Intelligence (AI) semasa berkuliah di BINUS University, Jessica juga sempat menjadi Machine Learning & Back-End Engineer di salah satu unicorn start-up Indonesia, Traveloka. Kini, Jessica kembali berkarier Software Engineer di Google Tokyo. Kesimpulannya: she’s the girl who makes coding looks cool!

2. Faza Ibnu Ubaydillah Salman

Binusian 2013, program studi DKV Animasi 

Kreator komik Si Juki, Creative Director Pionicon Management

faza ibnu binusian 2013

Kamu yang rutin baca Line Webtoon pasti nggak asing lagi dengan komik Si Juki, komik satir yang sangat relatable dengan kehidupan ngenes para anak kost. Siapa yang tahu kalau Faza, kreator komik kondang (yang karyanya kini sudah mencapai layar lebar!) ini dulunya berawal dari publish suka-suka di laman Facebook?

Faza buka-bukaan kalau selama berkuliah di BINUS University, dia nggak cuma mendapatkan kesempatan belajar teknis dalam dunia animasi, tapi juga bagaimana mengelola karya sendiri sebagai produk bernilai lebih dan berkelanjutan untuk industri kreatif. Buktinya, kini Faza juga menjadi Creative Director Pionicon, jejaring produsen konten kreatif di Indonesia.

3. Herbet Ang

Binusian 1997, program studi Teknik Informatika

President Director ACER Indonesia

herbet ang binusian 1997

Bisa dibilang Herbet Ang adalah salah satu sosok Corporate CEO jebolan BINUS University yang ketekunan dan kerja kerasnya patut ditiru oleh anak muda zaman sekarang. Gimana nggak, beliau menjadi anak negeri pertama yang menduduki posisi President Director Acer Indonesia setelah 10 tahun lebih menjadi direktur penjualan regional!

Beliau berperan penting dalam mengawasi strategi penjualan, pemasaran dan komunikasi. Di bawah kepemimpinannya, ACER Indonesia berhasil menerima penghargaan bergengsi seperti Top Brand Award, Indonesian Best Brand Award, sampai Indonesian Customer Satisfaction Award. Keren!

4. Marchella Febritrisia Putri

Binusian 2013, program studi DKV New Media 

Kreator Generasi 90an & Penulis Buku Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini

marchella fp binusian 2013

Siapa sangka kalau kreator buku Generasi 90an ini memulai karyanya yang paling populer tersebut dari tugas akhir kuliah? Dalam waktu yang relatif singkat, Marchella mampu "menyulap" yang tadinya cuma sebatas tugas akhir menjadi sebuah brand yang menaungi konten digital dan komunitas generasi Y yang rindu bernostalgia dan saling berjejaring.

Kata Marchella, dosen pembimbing tugas akhirnya selama berkuliah Di Binus University menjadi salah satu pendorong dirinya untuk melahirkan konten-konten berkualitas dan melestarikan Bahasa Indonesia dalam karyanya. Nggak percaya? Baca aja karya terbarunya Marchella, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini, yang nggak hanya patut menjadi best seller karena bikin baper.

5. Alamanda Shantika Santoso

Binusian 2013, program studi Teknik Informatika dan Matematika 

Founder Binar Academy

alamanda shantika

Buat yang belum kenal dengan sosok keren satu ini, she’s the superwoman behind one of Indonesia’s most successful unicorn start-up. Yup, mengawali kariernya sebagai salah satu Vice President di Go-Jek Indonesia, Alamanda rela “turun tahta” dalam misi membimbing lebih banyak anak Indonesia dalam membangun ribuan start-up yang nggak kalah kece.

Yup, kini lulusan BINUS University dengan 2 gelar sekaligus banting setir ke dunia pendidikan dengan mendirikan Binar Academy di tahun 2017 lalu. Selain itu, Alamanda juga punya misi lain yang nggak kalah mulia, yaitu menjadi Menteri Pendidikan Indonesia yang ingin mentransformasi pendidikan di negara kita. We hope for the best for her!

***

Nah, kelima lulusan  jempolan BINUS University di atas adalah bukti bahwa BINUS University nggak cuma kompeten menyiapkan lulusannya menjadi entrepreneur handal, tapi juga sosok yang sukses berkarya dalam masing-masing bidang dan keahlian yang mereka tekuni.

Jadi kapan nih, gaes, kamu siap jadi Binusian dan mengikuti jejak mereka?

Baca juga:

(sumber gambar: grid.id, binus.ac.id, akamaized.net)

POPULAR ARTICLE
LATEST COMMENT
Robiatul Awaliyah | 34 menit yang lalu

Open pp/endorse mulai dari 10rb Bisa dm ke @robiatulawlyh

Tarif Endorse di Media Sosial Berapa, Sih?
Faris Nadhir | 6 hari yang lalu

Semoga cita²ku menjadi pilot terkabula yaa Allah amin

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Pilot? Begini Tahapan Lengkapnya!
Zidna Ilmalana | 19 hari yang lalu

Emng knp llsn psntrn?

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Fatimah Ibtisam | 27 hari yang lalu

Hai Ilham, lmu Matematika juga dipakai dalam prodi Psikologi, khususnya yang berkaitan dengan statistika. Prodi Psikologi banyak melakukan riset, yang di antaranya menggunakan perhitungan statistik.

7 Mata Kuliah Paling Menantang di Program Studi Psikologi
Fatimah Ibtisam | 27 hari yang lalu

Hai Ronny, kamu bisa mendaftar FSRD ITB apabila kamu mengambil program IPA atau IPS.

Serba-Serbi Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB
Dibuat dan dikembangkan di Jakarta, Indonesia Hak Cipta Dilindungi 2015 - 2022 PT Manual Muda Indonesia ©
Rencanamu App

Platform Persiapan Kuliah & Karir No 1